Senin, 27 Juni 2011

Kerjasama Antar Desa Mendorong Otonomi Desa

(Lendy Wibowo)


Filsafat kerjasama antar desa
  1. Kerjasama antar desa adalah bentuk perwujudan kerjasama antar subyek atau kolektiva yang otonom
  2. Subyek atau kolektiva yang otonom adalah desa
  3. Apakah desa kita saat ini kenyataannya mampu sebagai subyek atau kolektiva yang otonom??

Bagaimana menumbuhkan kesadaran kolektif desa agar kembali otonom??
  1. Otonomi pada konteks desa adalah kekuatan yang melekat pada desa dalam bentuk modal sosial dan modal material serta daya untuk mengelola dan mengembangkannya
  2. Kesadaran kolektif untuk menjadi otonom yang paling mungkin adalah dengan membangun kepentingan kolektif
  3. Kepentingan kolektif saat ini yang mudah digerakkan dalam bentuk kegiatan adalah persoalan kebutuhan dasar masyarakat (pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, prasarana dasar, modal usaha)
  4. Adanya kepentingan kolektif terhadap terpenuhinya kebutuhan dasar mampu menggerakkan perubahan
  5. Perubahan yang dimaksud adalah jiwa kolektiva yang otonom
  6. Kerjasama adalah manifestasi dari subyek atau kolektiva yang telah otonom
  7. Kerjasama antar desa adalah agregat kekuatan kolektiva desa untuk terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat agar lebih sejahtera, produktif dan mandiri
  8. Kerjasama antar desa justru menjadi jembatan bagi berkembangnya otonomi desa ke depan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar